Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

AKBP Muslimin Pecahkan Peti Es Korupsi RSUD

AKBP Muslimin salam Komando Bersama Wakapolres Magetan Kompol Asih Dwi Yuliati.

Magetan Pagi
Terhitung satu semester bertugas, Kapolres Magetan AKBP Muslimin menjawab keraguan masyarakat Magetan dengan penyelesaian kasus korupsi RSUD dr Sayidiman senilai Rp 1,2 miliar yang tidak mempan ditangani empat Kapolres sebelumnya.

Sebagai informasi, kasus korupsi proyek Irna IV RSUD dr Sayidiman mulai bergulir tahun 2012 yakni era Kapolres Magetan AKBP Agus Santoso, setelah Agus Santoso dilanjutkan AKBP Riky Haznul diteruskan Kapolres Johanson Ronal Simamura hingga Kapolres Magetan AKBP Agung Nugroho kasus korupsi yang merugikan negara sebesar Rp 139 juta tersebut tidak pernah selesai.

Pada 25 April 2017, Kapolres Magetan AKBP Muslimin melimpahkan berkas lima tersangka korupsi RSUD dr Sayidiman kepada Kejaksaan Negeri ( Kejari) Magetan, kelima tersangka yakni Ningrum Palupi Widiasari  (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan), Rohmat ( Pejabat pengadaan barang), Cahyo Renggo Putro selaku Konsultan Perencana proyek (Dirut CV.Enggal Daya Prima) warga Desa Manisrejo,Kecamatan Karangrejo, Suharti selaku rekanan pengawas (Dirut CV. Jaya) warga Tamanarum, Kecamatan Parang serta Titik Mulyatin warga Desa/Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun berperan sebagai makelar proyek
.
Gayung bersambut dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan, Siswanto, yang langsung menjebloskan kelima tersangka RSUD dr Sayidiman ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Magetan dihari yang sama
.
Paska mengirim lima tersangka ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Magetan, AKBP Muslimin membuat kejutan dengan merilis tambahan tersangka RSUD dr Sayidiman pada 3 Juli 2017. Ehud Allawy mantan Plt Direktur RSUD dr Sayidiman yang saat ini menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan ditetapkan sebagai tersangka korupsi RSUD dr Sayidiman bersama Suyitno Direktur PT Awan Megah selaku kontraktor proyek Irna IV Tahun 2010
.
Kepada magetanpagi, AKBP Muslimin memberi sinyal bakal menambah daftar tersangka ke delapan kasus korupsi yang sempat mengendap selama lima tahun tersebut." Potensi tersangka tambahan ada, saat ini kita kumpulkan bukti formal untuk menjerat oknum tersebut, tunggu saja, kita akan rilis tersangka tambahan tersebut," kata AKBP Muslimin, Kapolres Magetan, Jumat (7/7).

Posting Komentar untuk "AKBP Muslimin Pecahkan Peti Es Korupsi RSUD"