Tersangka EA Penuhi Panggilan Penyidik

 Tersangka EA Diperiksa Unit III Polres Magetan
Magetan Pagi
Tersangka korupsi pembangunan gedung Intalasi rawat inap ( Irna) VI RSUD dr Sayidiman Kabupaten Magetan tahun 2010 senilai Rp 1,2 miliar, Ehud Allawy (EA) akhirnya memenuhi panggilan penyidik Polres Magetan, Senin ( 31/7).

EA diperiksa diruang unit III Penyidik Polres Magetan. EA didampingi kuasa hukum selama menjalani pemeriksaan unit  Tipikor Polres Magetan. EA diperiksa mulai pukul 10.00 Wib, hingga berita ini diturunkan pukul 17.00 Wib, EA masih menjalani pemeriksaan atas kasus yang menjeratnya tersebut.

Sebelumnya EA tidak datang pada panggilan pertama, Senin, 24 Juli serta panggilan kedua Kamis, 27 Juli dengan alasan sakit.

Kasat Reskrim Polres Magetan, AKP Partono, mengatakan jika EA diperiksa dengan status tersangka kasus korupsi proyek Irna VI tahun 2010 dengan kerugian negara Rp 139 juta. " Kita periksa sebagai tersangka atas kasus korupsi pembangunan gedung Irna VI," kata AKP Partono, Kasat Reskrim Polres Magetan, Senin (31/7).

Sebagai informasi, sebelumnya penyidik Polres Magetan menjebloskan direktur PT Awan Megah, Kabupaten Magetan, Suyitno ke rutan kelas IIB Magetan yang merupakan rekanan proyek pembangunan gedung Irna VI, Senin ( 24/7) lalu. Suyitno menyusul 5 tersangka lain yang lebih dulu dikirim ke Rutan Kelas IIB Magetan oleh Kapolres Magetan AKBP Muslimin, yakni Ningrum Palupi Widiasari  (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan), Rohmat ( Pejabat pengadaan barang), Cahyo Renggo Putro selaku Konsultan Perencana proyek (Dirut CV.Enggal Daya Prima) warga Desa Manisrejo,Kecamatan Karangrejo, Suharti selaku rekanan pengawas (Dirut CV. Jaya) warga Tamanarum, Kecamatan Parang serta Titik Mulyatin warga Desa/Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun berperan sebagai makelar proyek, dijebloskan ke Rutan Kelas IIB Magetan oleh Kejari Magetan.
Artikel Selanjutnya Artikel Sebelumnya
Belum Ada Komentar :
Tambahkan Komentar
Comment url
Post Terkait :
HUKUM DAN KRIMINAL