Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kapolda: Dana Desa Bukan Untuk Pesta Dan Bancaan.



Irjen Pol Machfud Arifin Kapolda Jawa Timur,Berjalan Berdampingan Dengan Kapolres Magetan,AKBP Muslimin

Magetan Pagi
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin mengancam akan menindak tegas oknum kepala desa (Kades) yang nekat menyelewengkan Dana Desa (DD) dari pemerintah pusat. Kapolda meminta seluruh jajaran Polri khususnya di Kabupaten Magetan  untuk melakukan pengawasan khusus penggunaaan Dana Desa di Kabupaten Magetan."Alokasi dana desa bukan untuk pesta-pesta atau bancaan, kita ingatkan, ada beberapa desa yang telah kita tindak bersama KPK," kata Machfud Arifin, disela-sela Kunker di Mapolres Magetan, Jumat (4/8).

Disisi lain, Machfud Arifin berharap, anggota Polri Polres Magetan dapat menjadi konsultan kepada Desa, serta mengingatkan fungsi dari kucuran  dana dari pemerintah pusat tersebut. " Kita koordinasi dengan desa, serta jadi konsultan, terus ingatkan fungsi Dana Desa untuk peningkatan kesejahteraan rakyat," jelas Kapolda Jatim.

Kapolda meminta Kapolres Magetan, AKBP Muslimin, yang merupakan jebolan penyidik KPK  untuk terus melakukan pencegahan penyelewengan Dana Desa di Kabupaten Magetan." Pengalaman Kapolres Magetan AKBP Muslimin sebagai penyidik KPK untuk melakukan upaya pencegahan, namun jika tertangkap tangan kita akan proses hukum," pungkas Irjen Pol Machfud Arifin.

Sebagai informasi, Juli lalu Dana Desa (DD) telah dicairkan 60% atau sekitar Rp 97 miliar dari total DD Kabupaten Magetan tahun 2017 sebesar 162 miliar. Untuk tahap pertama rata- rata desa di Kabupaten Magetan mendapatkan pasokan dana Rp 600 juta. Sisanya akan dicairkan bulan Agustus sebesar Rp 40%.

Tidak hanya Dana Desa, 208 Desa di Kabupaten Magetan juga akan mendapatkan Alokasi Dana Desa ( ADD) sebesar Rp 98 miliar tahun 2017. Setiap desa akan menerima kucuran dana sebesar Rp 400 juta. ADD akan dicairkan dalam tiga tahap, tahap ( I ) Juli 40%, tahap ( II) Agustus 35% dan tahap (III) November 25%.

Posting Komentar untuk "Kapolda: Dana Desa Bukan Untuk Pesta Dan Bancaan."