Bupati Penentu Nasib 65 Ribu Warga Pelanggan PDAM


Sumantri, Bupati Magetan Saan Dimintai Keterangan Wartawan.
Magetan Pagi
Bupati Magetan,Sumantri, mengaku telah menyiapkan Surat Keputusan (SK) nasib 65 ribu pelanggan PDAM Lawu Tirta terkait usulan kenaikan tarif air minum yang disodorkan oleh PDAM Lawu Tirta melalui Dewan Pengawas (DP).

Bulan November mendatang, Bupati wajib memberikan jawaban kepada Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait naik tidaknya tarif air minum untuk puluhan ribu warga Kabupaten Magetan  yang menggantungkan pasokan air kepada PDAM. " November memang harus diputuskan, saat ini terus kita kaji," kata Sumantri, Selasa ( 26/9).

Diakui Bupati, polemik PDAM Kabupaten Magetan potensi menjadi komoditi politik jelang Pilkada Magetan tahun 2018, namun Bupati memastikan Pemkab Magetan tidak akan terpengaruh dengan situasi politik yang saat ini mulai memanas tersebut." Kalau saya tidak ada pengaruh, memang ada yang menilai berkaitan dengan politik," ungkap Sumantri kepada magetanpagi.

Sebagai informasi, nasib 65 ribu pelanggan PDAM Kabupaten Magetan ditentukan oleh keputusan  Bupati terkait usulan kenaikan tarif PDAM yang diusulkan PDAM Lawu Tirta melalui Dewan Pengawas. PDAM Kabupaten Magetan menyodorkan kenaikan harga tarif air minum mulai Rp 1300 hingga Rp 1600 dari harga saat ini Rp 1000 per meter kubik.
Artikel Selanjutnya Artikel Sebelumnya
Belum Ada Komentar :
Tambahkan Komentar
Comment url
Post Terkait :
POLITIK DAN PEMERINTAHAN