Kadindikpora: Jika Ada Paksaan Beli APE PAUD,Laporkan Saja!

Joko Santoso Kepala Dikpora Magetan
Magetan Pagi
Jelang Pencairan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) maupun Taman Kanak-Kanak (TK) tahun 2017 senilai Rp 11,6  miliar pada Oktober mendatang, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan, Joko Santoso,  memanggil seluruh Kepala sekolah (Kasek) PAUD dan TK se- Kabupaten Magetan

Secara marathon, Joko Santoso, bakal mengumpulkan Kasek PAUD dan TK yang berada di 18 Kecamatan se-Kabupaten Magetan dengan total 688 lembaga PAUD dan TK. Pemanggilan Kasek PAUD dan TK diawali Kecamatan Magetan, Senin ( 18/9).

Dihadapan puluhan Kasek PAUD dan TK se- Kecamatan Magetan, Joko meminta, Kasek PAUD dan TK tidak melakukan penyelewengan anggaran BOP yang diterima lembaga paling sedikit Rp 12 juta tersebut. " Jangan sampai ada pembelokan anggaran, beli kebutuhan anak didik, jangan sampai ada permasalahan," kata Joko Santoso kepada puluhan Kasek PAUD dan TK se- Kecamatan Magetan, Senin (18/9).

Joko memastikan, jika muncul kasus terkait penyelewengan dana BOP, pihaknya tidak akan memberikan bantuan hukum." Jika ada kasus dengan Kejaksaan atau Kepolisian terkait BOP tanggung sendiri," tegas  Kadindikpora Magetan.

Anggaran BOP yang diberikan kepada PAUD dan TK akan disalurkan melalui rekening masing - masing sekolah, Joko memastikan tidak ada pungutan atau potongan dari Dinas Pendidikan kepada lembaga PAUD dan TK yang menerima bantuan tersebut, selain itu, Joko menegaskan, tidak ada koordinir pembelian Alat Peraga Education (APE) oleh Dinas, Sekolah berhak membeli APE sesuai kebutuhan masing - masing." Tidak ada potongan, pungutan atau koordinir pembelian APE, sekolah berhak belanja sendiri dengan anggaran BOP tersebut," ungkapnya.

Joko meminta, jika ada pemaksaan pembelian APE sebelum BOP cair, sekolah segera koordinasi dengan Kepala Dinas agar kasus tersebut ditangani pihak berwajib. " kembalikan saja jika ada pemaksaan pembelian APE, jika menolak laporkan saja kepada Kepala Dinas, nanti akan kita proses hukum," ancam Joko Santoso.

Dana BOP digunakan sebagai penunjang belajar anak didik, mulai pengadaan kegiatan pembelajaran dengan prosentase 50%, kegiatan pendukung prosentase 35% dan kegiatan  lainya dengan prosentase 15%.
Artikel Selanjutnya Artikel Sebelumnya
Belum Ada Komentar :
Tambahkan Komentar
Comment url
Post Terkait :
PENDIDIKAN