Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kapolres: Laporkan Jika Ada Dugaan Penyelewengan Dana Desa.

AKBP Muslimin, Kapolres Magetan, Berikan Paparan Sosialisasi DD Pada Kades se- Kabupaten Magetan.
Magetan Pagi
Kapolres Magetan mengancam akan melibas oknum Kepala desa (Kades)  yang sengaja menyelewengkan anggaran pemerintah yang mengucur ke desa se- Kabupaten Magetan. " Jika terjadi  pelanggaran atau penyimpangan akan kami tindak," kata AKBP Muslimin, Kapolres Magetan, Rabu ( 27/9).

Sejumlah lembaga anti rasuah di Kabupaten Magetan  akan dilibatkan untuk pengawasan 208 desa penerima anggaran dari Pemerintah berupa Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD) serta Bagi Hasil Pajak. " Kita akan awasi bersama dengan TNI, Kajari juga Saber Pungli," jelas Kapolres.

Kapolres mengaku saat ini  tengah melakukan Pengumpulan Bukti dan Keterangan ( Pulbaket) sejumlah laporan dugaan penyelewengan dana desa, jika  ditemukan kerugian negara akibat dugaan penyelewengan tersebut akan ditingkatkan statusnya menjadi penyidikan. " Kita saat ini  Pulbaket dari laporan yang masuk terkait dugaan penyelewengan Dana desa," tegas AKBP Muslimin.

Sosialisasi Dihadiri Kepala Desa se- Kabupaten Magetan.

Disisi lain, Kapolres  juga membuka diri kepada masyarakat Kabupaten Magetan yang mengetahui dugaan penyelewengan Dana desa agar melapor ke  Unit Tindak Pidan Korupsi (Tipikor) Polres Magetan." Laporkan jika ada dugaan penyelewengan Dana desa, juga disertai alat bukti," ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Permasdes) Kabupaten Magetan, Iswahyudi Yulianto, memastikan jika Pemkab Magetan tidak akan  memberikan bantuan hukum kepada Kades yang terjerat kasus penyelewengan Dana desa." Pemkab tidak akan memberikan bantuan hukum, jika ada oknum Kades terjerat kasus korupsi dana desa," tegas Iswahyudi Yulianto.

Dikatakan Iswahyudi Yulianto,dalam setahun sedikitnya dana Rp 200 Miliar mengalir ke Kabupaten Magetan untuk diteruskan ke desa, mulai dari DD sebesar Rp 196 Miliar, ADD sebesar Rp 96 Miliar serta Bagi hasil pajak sebesar Rp 5 Miliar. " Rata- rata per desa menerima anggaran Rp 1,3 Miliar hingga Rp 1,4 Miliar per tahun," pungkasnya.

Posting Komentar untuk "Kapolres: Laporkan Jika Ada Dugaan Penyelewengan Dana Desa."