Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mantan Kasi Pidsus Dihadirkan Jadi Saksi.

Mantan Kasi Pidsus Kejari Magetan Dicecar Pertanyaan Pemohon Pra Peradilan.
Magetan Pagi
Mantan Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Magetan, Sulistyo Wahyudi, dihadirkan sebagai saksi sidang Pra Peradilan terbitnya Surat Penghentian Penyidikan (SP3) kasus korupsi rekayasa lahan proyek pembangunan Kawasan Industri Rokok (KIR) di Kelurahan/Kecamatan Bendo oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan September 2015 lalu.

Sulistyo Wahyudi dicecar pertanyaan oleh  pemohon Pra peradilan, Amirudin, terkait terbitnya SP3 untuk empat pejabat Pemkab Magetan yakni Kabag Pemerintahan Eko Muryanto, Mantan Staf Ahli Pemkab Magetan sekarang Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Magetan Venly T. Nicholas, Mantan Asisten I Pemkab Magetan Suwadji serta mantan PPK Disperindag Magetan Awang Afiriani.


Ketika terbit SP3 kasus rekayasa lahan proyek KIR Bendo, Sulistyo Wahyudi sebagai Kasi Pidsus Kejari Magetan dibawah komando Jhon Lebe Unaraja sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan. Tidak lama kemudian, Sulistyo Wahyudi mutasi ke Kejari Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.


Kepada wartawan Sulistyo Wahyudi mengaku hanya menjalankan perintah atas terbitnya SP3 untuk kasus korupsi KIR Bendo tahun 2015 lalu. " Saya hanya jalankan perintah saja, terkait perkara SP3 tersebut," kata Sulistyo Wahyudi kepada magetanpagi, Kamis (28/9).


Sebagai informasi, Sulistyo Wahyudi, menjabat sebagai Kasi Pidsus Kejari Magetan selama 10 bulan, mulai Januari - Oktober 2015 mutasi dari Kejari Karanganyar Jawa Tengah, selang sebulan Kejari Magetan mengeluarkan SP3 Kasus KIR Bendo versi Venly dkk, Sulistyo Wahyudi  mutasi ke Kejari Boyolali, Jawa Tengah.

Posting Komentar untuk "Mantan Kasi Pidsus Dihadirkan Jadi Saksi."