Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nekat, Ijin Ditolak Tower BTS Tetap Berdiri.

Warga Tunjukan Tower Yang Telah Berdiri
Magetan Pagi
Polemik pendirian Base Transceiver Station (BTS) di Kabupaten Magetan kembali terjadi. Di desa Belotan, Kecamatan Bendo, tepatnya di RT 29/ RW 11, bangunan BTS  yang tidak mendapatkan ijin dari Pemkab Magetan serta ditolak warga masih dapat berdiri.

Dari kajian tim Perijinan Kabupaten, gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Magetan mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR), Satpol PP dan Damkar serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) serta OPD terkait lainya, memastikan jika tower yang berada di desa Belotan tersebut ilegal." Rekomendasi  ijin kami ditolak, berkas PT Tower Bersama sudah dikembalikan kepada pemohon pada awal Juli lalu," kata Weri Kurniawan, Kabid Pelayanan Dinas PMPTSP Kabupaten Magetan, Kamis ( 7/9).

Dijelaskan Wery, selain kajian teknis, posisi tower BTS di Desa Belota tersebut dinilai terlalu dekat dengan rumah penduduk." Terlalu dekat dengan penduduk, selain itu ada enam warga sekitar yang tidak setuju pendirian tower tersebut,"  ungkapnya kepada magetantoday

Terpisah, sejumlah warga sekitar tower BTS  yang  berdiri  di RT 29/ RW 11 kepada magetanpagi mengaku a tidak setuju dengan keberadaan tower tersebut, selain takut juga  terlalu dekat dengan rumah penduduk." Takut karena terlalu dekat dengan rumah, takut jika roboh, anak saya juga tidak setuju ada bangunan tower ini", Kata Kamirin (60) yang rumahnya hanya berjarak 2 meter dari tower tersebut.

Keluhan terkait tower tersebut juga diungkapkan Endang ( 35). Ia tidak setuju dengan tower yang telah berdiri tegak tersebut. " Terlalu dekat dengan rumah warga, warga juga banyak tidak setuju karena terlalu dekat," pungkas Endang.

Posting Komentar untuk "Nekat, Ijin Ditolak Tower BTS Tetap Berdiri. "