Banner Nderek Bundaku Jadi Omongan.



Banner di jalan raya Maospati - Sukomoro.

Magetan Pagi
Memasuki tahun politik Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) Magetan 2018, suhu politik di Kabupaten Magetan mulai memanas. Puluhan gambar tokoh masyarakat (Tomas) yang digadang-gadang bakal bertarung dalam Pilkada Magetan, kini telah membanjiri setiap sudut kota Magetan dan menjadi omongan dikalangan warga masyarakat.

Selain memajang gambar Tomas yang telah mendaftar disejumlah Partai Politik (Parpol) sebagai Calon Bupati ( Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup), kini muncul banner dengan jargon Nderek Bundaku, menyebar secara massal diwilayah Kabupaten Magetan. Selain memasang Jargon Nderek Bundaku, bagian banner bawah tertulis Pro-Na.

Menyebarnya banner Nderek Bundaku, memancing penasaran sejumlah warga Kabupaten Magetan. Mereka mengaku tidak paham dengan maksud banner tersebut." Artinya apa ya, kok saya tidak paham," kata Untari ( 25) warga Kecamatan Maospati, Senin ( 23/10).

Dikatakan Untari, banner dengan Jargon Nderek Bundaku telah menyebar disejumlah wilayah di Kabupaten Magetan, salah satunya di jalan raya Maospati - Sukomoro. " Saya penasaran karena menyebar diwilayah Magetan," ungkapnya.

Sebagai informasi, sejumlah tomas di Kabupaten Magetan beberapa waktu lalu telah mendaftar sebagai Cabup/ Cawabup kepada Parpol peserta pemilukada di Kabupaten Magetan. Saat ini, mereka menunggu Rekomendasi sebagai Cabup/ Cawabup peserta Pilkada 2018 mendatang.


Artikel Selanjutnya Artikel Sebelumnya
Belum Ada Komentar :
Tambahkan Komentar
Comment url
Post Terkait :
POLITIK DAN PEMERINTAHAN