Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lestarikan Budaya Leluhur, Warga Terung Gelar Bersih Desa.


Supomo Kades Terung Serahkan Tokoh Wayang Pada Dalang.

Magetan Pagi
Kedatangan bulan Muharam atau Suro bagi warga Kabupaten Magetan, khususnya yang tinggal dilereng Gunung Lawu, dimaknai secara khusus karena termasuk bulan sakral. Berbagai macam kegiatan yang merupakan peninggalan nenek moyang, hingga  kini masih dilestarikan oleh masyarakat lereng gunung Lawu.

Salah satunya warga desa Terung, Kecamatan Panekan. Secara khusus warga menggelar tradisi pada bulan Muharam yakni bersih desa.
Acara adat bersih desa diawali dengan ziarah ke sejumlah petilasan yang dinyakini sebagai cikal bakal berdirinya Desa Terung, diantaranya Petilasan Adipati Terung, Watu lintang, Watu Terung, Pundung gede, Danyang legok dan petilasan Si jati.

Selain ziarah disejumlah petilasan, Pemerintah Desa (Pemdes) Terung juga menggelar kesenian rakyat hiburan wayang kulit dihalaman kantor balai desa, Senin ( 9/10) malam. Selain wayang kulit, Pemdes Terung juga menyajikan hiburan Reog di Petilasan Adipati Terung. "Reog akan berkeliling desa, menghibur seluruh warga desa Terung," kata Sukarno, sesepuh desa Terung, Selasa ( 10/10).

Penari Hibur Warga Dipetilasan Adipati Terung.
Dikatakan Sukarno, tradisi bersih desa dengan kemasan ziarah petilasan serta pagelaran kesenian rakyat Reog hidup kembali selama 4 tahun terakhir. Sebelumnya sempat mati suri." Kami berharap tradisi ini terus dilaksanakan, karena beberapa waktu lalu sempat mati suri, namun empat tahun terakhir tradisi desa Terung hidup kembali," harap sesepuh desa.Kepala Desa Terung, Supomo, mengatakan, tujuan  pelaksanaan tradisi bersih desa untuk melestarikan budaya warga desa Terung yang mulai ditinggalkan. Selain itu sebagai media silaturahmi antara warga agar tercipta kerukunan antar sesama warga desa Terung." Kami lestarikan tradisi bersih desa, sebagai upaya mempererat silaturohmi warga desa, juga untuk nguri - nguri budaya desa lereng gunung Lawu," ungkap Kades Supomo.

Lebih jauh, Supomo berharap, warga desa Terung dijauhkan dari Pagebluk dan Bala, serta dimudahkan dalam mendapatkan kesejahteraan dan kesehatan." Mugo- mugo adoh soko pagebluk lan bala," pungkas Supomo.

Posting Komentar untuk "Lestarikan Budaya Leluhur, Warga Terung Gelar Bersih Desa."