Resmi Dilarang, Pemkab dan Polres Ngawi Akan Lakukan Upaya Penyekatan Jalur Pemudik.


WartaIDN.Com, Ngawi - Pemerintah sudah resmi untuk melarang para pemudik lebaran pada tahun ini guna menekan angka penyebaran Covid-19 di Indonesia. Pembatasan bepergian ke luar daerah tersebut diketahui telah berlaku mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang. 

Dalam langkah datangnya pemudik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi bersama dengan Polres Ngawi telah melakukan upaya penyekatan jalur mudik di beberapa titik.

Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya, S.IK mengatakan, titik penyekatan di antaranya di exit tol Ngawi, perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah di Mantingan, serta Banyu Urip.

Keputusan tersebur ialah berdasarkan hasil rapat koordinasi kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2021, dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1442 H/2021 di tengah pandemi Covid-19 bersama Forkopimda dan instansi terkait pada Senin (19/04/2021) siang.

“Kita akan menempatkan petugas di titik penyekatan jalur mudik dalam Operasi Ketupat Semeru 2021,” jelas Kapolres AKBP I Wayan Winaya

Lebih lanjut Kapolres Ngawi menyampaikan Polres Ngawi juga akan menyiapkan pos pelayanan di rest area tol Ngawi di kilometer 575 A dan 575 B. Sedangkan untuk pos pengamanan berada di alun-alun Ngawi, Jogorogo dan Monumen Suryo.

Kapolres menegaskan pemudik yang tetap nekad pulang kampung ke Ngawi jika ketahuan di titik penyekatan wajib putar balik. Jika berhasil lolos, pemudik wajib lakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 5 × 24 jam.

“Nekad masuk ngawi, pemudik wajib isolasi mandiri lima hari,” tegas AKBP I Wayan Winaya.
(Nda) 
















Artikel Selanjutnya Artikel Sebelumnya
Belum Ada Komentar :
Tambahkan Komentar
Comment url
Post Terkait :
berita jatom,lokal,ngawi,upaya penyekatan jalur pemudik