WARTA BARU

Pra-Mukernas PD-PGMI Indonesia 2026: Penguatan Karier Dosen Dan Evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan Kurikulum Pgmi Menuju Pendidikan Dasar Islam Yang Unggul Dan Bereputasi Unggul

Pra-Mukernas PD-PGMI Indonesia 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom, membahas penguatan karier dosen serta evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Kurikulum PGMI menuju pendidikan dasar Islam yang unggul dan bereputasi internasional.

Warta IDN, Yogyakarta, 16 Juni 2026, Dalam rangka menyongsong pelaksanaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas Ke-12) PD-PGMI Indonesia Tahun 2026, Pengurus Pusat PD-PGMI Indonesia menyelenggarakan rangkaian kegiatan Pra-Mukernas secara daring pada 16–20 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi penguatan tata kelola Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), khususnya dalam aspek pengembangan sumber daya dosen dan penyempurnaan kurikulum berbasis capaian pembelajaran. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan Mukernas Ke-12 PD-PGMI Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 25-27 Juni 2026.

Pra-Mukernas diikuti oleh Ketua program studi, Sekretaris program studi, dan dosen prodi PGMI dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), dan Perguruan Tinggi Umum (PTU) yang menyelenggarakan Program Studi PGMI di seluruh Indonesia. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya komitmen sivitas akademika PGMI dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi serta memperkuat daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global.

Selama lima hari pelaksanaan, kegiatan difokuskan pada dua agenda utama, yaitu Pemetaan Jabatan Akademik Dosen Program Studi PGMI serta Evaluasi Capaian Pembelajaran Kurikulum Program Studi PGMI Indonesia. Kedua agenda tersebut dipandang sangat penting sebagai landasan dalam merumuskan arah kebijakan pengembangan Program Studi PGMI sekaligus mempersiapkan transformasi keilmuan menuju Pendidikan Dasar Islam yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Materi Pemetaan Jabatan Akademik Dosen disampaikan oleh Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I. yang menguraikan strategi percepatan karier akademik dosen melalui pemetaan potensi, identifikasi kebutuhan pengembangan kompetensi, serta penyusunan langkah-langkah sistematis untuk meningkatkan jumlah dosen pada jenjang Lektor Kepala dan Guru Besar. Pemetaan ini diharapkan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembinaan dosen yang lebih terarah dan berkelanjutan dengan teknis pelakasanan [1] Prosedur penyusunan peta jabatan dosen PGMI, [2] Praktik Pemetaan bidang keahlian dosen prodi PGMI, [3] Praktik Analisis ketersediaan formasi JAD, [4] Praktik Penyusunan kebutuhan jabatan akademik dosen (JAD).

Sementara itu, Dr. Fitri Yuliawati, M.Pd.Si.  memaparkan hasil kajian mengenai Evaluasi Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Kurikulum Prodi PGMI yang ketika mengajukan instrumen akreditasi ke Lembaga Akreditasi Kependidikan menjadi syarat wajib Status Unggul. Dalam paparannya ditegaskan pentingnya peninjauan kembali kesesuaian capaian pembelajaran lulusan dengan perkembangan kebijakan pendidikan nasional, kebutuhan masyarakat, serta tantangan global. Evaluasi CPL kurikulum diarahkan agar lulusan PGMI memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, kepribadian, serta kemampuan kepemimpinan dan literasi digital yang relevan dengan karakter pendidikan dasar Islam masa depan.

Penguatan perspektif evaluasi kurikulum juga disampaikan oleh Dr. Ahwy Oktradiksa, M.Pd.I. yang menekankan pentingnya penyelarasan struktur kurikulum dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE), integrasi pembelajaran abad ke-21, serta penguatan budaya mutu sebagai fondasi peningkatan akreditasi program studi yang dikemas melalui pembuatan Laporan Evaluasi CPL Kurikulum Prodi PGMI yang adaptif dinilai menjadi instrumen utama dalam menghasilkan lulusan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.

Diskusi yang berlangsung secara interaktif menghasilkan berbagai rekomendasi strategis, di antaranya penyusunan peta nasional jabatan akademik dosen PGMI, penguatan pendampingan percepatan kenaikan jabatan akademik, harmonisasi capaian pembelajaran lulusan antarperguruan tinggi, serta penyempurnaan kurikulum yang mengakomodasi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan pendidikan dasar Islam.

Melalui kegiatan Pra-Mukernas ini, PD-PGMI Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah kolaborasi akademik dalam meningkatkan kualitas Program Studi PGMI di Indonesia tegas Lia Nur Atiqoh Bela Dina, M.Pd.I. yang sekaligus menjadi Ketua Panitia Mukernas Ke-12 yang bekerjsama dengan Prodi PGMI FAI Universitas Islam Malang (UNISMA). Hasil-hasil pembahasan selama Pra-Mukernas akan menjadi bahan strategis yang dibawa dalam Mukernas Ke-12 PD-PGMI Indonesia sebagai dasar penyusunan kebijakan organisasi dan arah pengembangan Program Studi PGMI menuju program studi PGMI yang unggul, berkelanjutan, dan bereputasi global.

 

Warta Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image