Massiv Masuk Segmen Kendaraan Listrik Lewat Thunder EV, Aki 12V Khusus untuk BEV
![]() |
| Baterai kendaraan listrik dengan desain futuristik dan teknologi modern untuk mendukung kebutuhan energi EV. |
JAKARTA, 01 Oktober 2026 — Transformasi industri otomotif menuju kendaraan listrik membawa perubahan tidak hanya pada teknologi penggerak, tetapi juga pada kebutuhan komponen pendukung kendaraan.
Salah satu komponen yang tetap memiliki fungsi
penting pada kendaraan listrik berbasis baterai atau Battery Electric
Vehicle (BEV) adalah aki 12V.
Meski sumber tenaga utama kendaraan berasal
dari baterai bertegangan tinggi, sistem 12V tetap diperlukan untuk mendukung
berbagai perangkat elektronik dan sistem pendukung kendaraan, termasuk lampu,
sistem audio, head unit, perangkat elektronik kabin, serta sejumlah
sistem kontrol.
Melihat perkembangan tersebut, PT Wacana
Prima Sentosa, pemegang merek aki Massiv, memperkenalkan Massiv Thunder
EV, aki 12V yang dikembangkan secara khusus untuk kebutuhan kendaraan
listrik murni.
Peluncuran Thunder EV menjadi bagian dari
strategi Massiv dalam memperluas portofolio produk sekaligus merespons
perubahan kebutuhan industri otomotif nasional.
“Kami memperkenalkan Massiv Thunder EV
sebagai aki yang didedikasikan khusus untuk digunakan pada mobil listrik murni.
Produk ini merupakan bagian dari komitmen Massiv untuk menghadirkan solusi yang
sesuai dengan perkembangan teknologi kendaraan dan kebutuhan pengguna di
Indonesia,” ujar Austin Wanandi, Direktur PT Wacana Prima Sentosa.
Aki 12V
Tetap Menjadi Bagian dari Sistem Kendaraan Listrik
Kendaraan listrik memiliki arsitektur kelistrikan
yang berbeda dibandingkan kendaraan konvensional. Baterai utama bertegangan
tinggi digunakan sebagai sumber energi untuk menggerakkan kendaraan, sedangkan
sistem 12V menopang berbagai kebutuhan kelistrikan dan elektronik lainnya.
Kondisi tersebut membuat aki 12V tetap menjadi
bagian penting dari sistem kendaraan listrik.
Massiv Thunder EV dikembangkan dengan fokus
pada kestabilan suplai tegangan dan kemampuan mendukung kebutuhan kelistrikan
kendaraan. Pengembangan ini mempertimbangkan interaksi antara aki 12V, baterai
utama, serta sistem manajemen daya kendaraan.
| Foto bersama usai peluncuran Massiv Thunder EV, aki 12V yang dikembangkan khusus untuk kendaraan listrik murni (BEV). |
Chief Public Relation Officer PT Wacana Prima
Sentosa, Tumenggung Prabowo, mengatakan pertumbuhan kendaraan listrik
menciptakan kebutuhan baru di pasar komponen otomotif.
“Pertumbuhan pengguna mobil listrik di
Indonesia berjalan seiring dengan munculnya kebutuhan terhadap komponen yang
lebih spesifik. Kami melihat aki 12V untuk BEV merupakan salah satu kebutuhan
tersebut. Thunder EV kami hadirkan sebagai pilihan bagi pengguna kendaraan
listrik,” ujarnya.
Formula
Material dan Konduktivitas Dikembangkan untuk EV
Pengembangan Thunder EV dilakukan bersama PT
Trimitra Baterai Prakasa sebagai manufaktur aki Massiv.
Direktur Operasional PT Trimitra Baterai
Prakasa, Gede Oka Yunihartawan, mengatakan pengembangan produk
memperhatikan karakteristik penggunaan aki pada kendaraan listrik, termasuk
kebutuhan terhadap kemampuan pengisian, kapasitas serta kestabilan arus.
“Massiv Thunder EV dirancang dengan formula
khusus yang mendukung proses pengisian serta penggunaan energi secara efisien.
Material sel baterainya juga dikembangkan dengan formulasi konduktor berdaya
hantar tinggi dan kapasitas besar untuk mendukung performa serta ketahanan
produk,” kata Gede Oka.
Selain itu, Thunder EV menggunakan teknologi Maintenance
Free (MF). Teknologi ini membuat pengguna tidak perlu melakukan perawatan
rutin berupa penambahan air aki.
Hasil
Pengujian Internal
Untuk mengetahui performanya, Massiv melakukan
pengujian internal terhadap Thunder EV, termasuk pengujian Depth of
Discharge (DoD) serta pengujian pada kondisi suhu tinggi dan rendah.
Berdasarkan hasil pengujian internal tersebut,
Massiv menyatakan Thunder EV menunjukkan performa hingga dua kali lebih baik
dibandingkan aki pembanding dalam pengujian DoD.
Massiv juga menyatakan tingkat efisiensi
produk 20 persen lebih optimal, sementara kestabilan arus tetap terjaga
dalam pengujian pada kondisi suhu tinggi maupun rendah.
Hasil tersebut menjadi salah satu dasar
pengembangan Thunder EV sebagai aki yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan
sistem kelistrikan kendaraan listrik.
Empat
Varian untuk Pasar BEV Indonesia
Pada tahap awal peluncuran, Massiv
menghadirkan empat tipe Thunder EV:
Tipe Kapasitas
B20AEV-38 38 Ah
B24AEV-46 46 Ah
D44AEV-50 50 Ah
CMF60AEV-65 65 Ah
Empat varian tersebut dikembangkan untuk
menjangkau kebutuhan berbagai kendaraan listrik yang beredar di pasar
Indonesia.
Massiv juga mempertahankan pendekatan harga
yang rasional agar produk khusus kendaraan listrik tersebut dapat menjadi
alternatif bagi pengguna BEV.
Menjawab
Perubahan Industri Otomotif
Perkembangan kendaraan listrik membuat
industri komponen otomotif menghadapi kebutuhan baru. Perubahan tersebut tidak
hanya terjadi pada teknologi baterai utama, tetapi juga pada komponen yang
mendukung sistem kelistrikan dan elektronik kendaraan.
Melalui Thunder EV, Massiv memperluas
kehadirannya ke segmen tersebut dengan menghadirkan aki 12V yang dikembangkan
secara khusus untuk kendaraan listrik murni.
“Kami melihat transformasi kendaraan listrik sebagai bagian dari perubahan jangka panjang industri otomotif. Massiv ingin mengikuti perubahan tersebut dengan menghadirkan teknologi dan produk yang relevan dengan kebutuhan kendaraan masa kini,” tutup Austin Wanandi.
