Mendukung Kelestarian Lingkungan, Mahasiswa KKN 111 UMRI Hijaukan Desa Sungai Raja dengan Ratusan Bibit Pohon Produktif

Penanaman 200 pohon bersama perangkat desa (Sumber: Dokumentasi Pribadi)
WARTAIDN, KAMPAR KIRI, 2026 — Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) sukses melaksanakan program kerja utama mereka di Desa Sungai Raja, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Program unggulan ini diwujudkan melalui aksi nyata peduli lingkungan berupa penanaman 200 bibit pohon produktif serta pembuatan fasilitas edukasi kebersihan yang diselenggarakan bersama perangkat desa dan warga setempat.
Aksi penghijauan menyasar area-area strategis di Desa Sungai Raja dengan menanam 100 bibit pohon alpukat dan 100 bibit pohon durian. Penyediaan seluruh bibit pohon produktif ini berhasil terwujud berkat kerja sama sinergis antara mahasiswa KKN UMRI dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Indragiri Rokan, yang bertindak selaku instansi penyedia bantuan bibit tersebut. Selain memulihkan kelestarian alam, pemilihan bibit pohon buah ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi ketahanan pangan warga di masa depan.
![]() |
| Peletakan plakat edukasi sampah di kantor desa Sungai Raja (Sumber: Dokumentasi Pribadi) |
Tidak hanya fokus pada penghijauan, tim KKN UMRI Kelompok 111 juga menginisiasi program kerja kreatif berupa pembuatan dan penyerahan plang edukasi sampah serta tong sampah yang memanfaatkan galon bekas. Fasilitas ini disalurkan langsung ke dua lokasi utama di desa, yaitu ke SD Negeri 018 Desa Sungai Raja dan Kantor Desa Sungai Raja. Keberadaan plang edukasi dan tong sampah daur ulang ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran sejak dini bagi generasi muda serta masyarakat luas dalam mengelola sampah.
Kegiatan bernilai positif ini mendapat dukungan penuh dan dihadiri langsung oleh Kepala Desa (Kades), Sekretaris Desa (Sekdes), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), organisasi pemuda, serta seluruh lapisan masyarakat Desa Sungai Raja yang berbaur bersama mahasiswa di lapangan.
Program besar ini sukses berjalan berkat kerja keras dan kekompakan seluruh anggota tim KKN UMRI di Desa Sungai Raja yang terdiri dari: Patrisya, Nurrauda, Agnes, Rakha, Rizkiya, Deco, Belinda, Azmi, Aprilliyan, Rizky, dan Iqbal.
![]() |
| Peletakan plakat edukasi sampah di SD 018 Desa Sungai Raja (Sumber: Dokumentasi Pribadi) |
Ketua KKN, Deco Mahesa mengungkapkan bahwa program ini merupakan komitmen kelompok untuk meninggalkan warisan yang bermanfaat bagi desa tempat mereka mengabdi.
“Penanaman 200 bibit pohon, pembuatan plang edukasi, serta pemanfaatan galon bekas menjadi tong sampah adalah kontribusi nyata kami dalam mendukung kelestarian lingkungan. Kami sangat mengapresiasi antusiasme warga dan perangkat desa yang ikut turun tangan langsung membantu menyukseskan acara ini,” ujarnya.
Pihak Pemerintah Desa Sungai Raja turut menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif cerdas para mahasiswa. Kehadiran program KKN UMRI dinilai tidak hanya membawa semangat baru dalam gotong royong, tetapi juga memberikan solusi nyata dalam menjaga daerah tangkapan air, mendidik warga tentang waktu urai sampah, dan mempercantik tata hijau desa.
Melalui sinergi yang kuat antara sivitas akademika dan warga, kegiatan KKN ini diharapkan mampu memicu kesadaran jangka panjang bagi masyarakat luas akan pentingnya menjaga keseimbangan alam demi kelangsungan hidup yang lebih baik di Desa Sungai Raja.

