WARTA BARU

Riset Sampah di Sungai Sekanak Bawa Polsri Raih Juara 1 Tema dan Juara 3 Umum PolyCCSustAwards 2026

Tim peneliti Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) meraih juara 3 Kertas Kajian Terbaik PolyCCSustAwards 2026 melalui penelitian inovasi pengelolaan Sungai Sekanak di Palembang berbasis teknologi dan keberlanjutan.

Warta IDN, Palembang
– Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) kembali menorehkan prestasi internasional melalui riset tentang pengelolaan Sungai Sekanak, Palembang. Karya berjudul “An Integrated Smart Urban River Management Framework for Sekanak River, Palembang, Indonesia” berhasil meraih juara 1 pada tema Education Management and Research sekaligus juara 3 Kertas Kajian Terbaik secara keseluruhan pada ajang PolyCCSustAwards 2026.

Karya tersebut mengangkat konsep pengelolaan sungai perkotaan secara terpadu dan cerdas dengan Sungai Sekanak sebagai objek kajian. Penelitian ini menunjukkan bagaimana persoalan lingkungan di tingkat lokal dapat dikembangkan menjadi kajian ilmiah yang relevan dengan isu keberlanjutan.

Tim penulis terdiri atas Nyayu Latifah Husni, Husnawati, Selamat Muslimin, Ade Silvia Handayani, Evelina Evelina, Ahmad Syapawi, Welan Mauli Angguna, Tahdid Tahdid, Azka Tsabbita, dan Fauzan Aziz.

Dalam keputusan resmi PolyCCSustAwards 2026, karya Polsri ditetapkan sebagai juara terbaik pada tema Education Management and Research. Pada penilaian Kertas Kajian Terbaik secara keseluruhan, penelitian tersebut meraih juara 3.

Terhubung dengan Bestari Saintek

Riset Sungai Sekanak juga memiliki keterkaitan dengan pengembangan Program Bestari Saintek (Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi) yang diinisiasi oleh Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi, Kemdiktisaintek, dengan pendanaan dari LPDP.

Program ini bertujuan menjembatani hasil riset perguruan tinggi agar dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah living lab, yang mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan masyarakat dalam mengembangkan serta menerapkan solusi berbasis sains dan teknologi.

Dalam konteks Sungai Sekanak, pendekatan tersebut diarahkan melalui pengembangan Living Lab Sekanak Connect di Kawasan 27 Ilir Palembang sebagai Model Pengelolaan Sungai Perkotaan Berbasis Komunitas dan Teknologi.

Capaian pada PolyCCSustAwards 2026 sekaligus memperkuat posisi Polsri dalam mengembangkan riset yang berangkat dari persoalan nyata masyarakat dan diarahkan menuju penerapan. Kajian Sungai Sekanak tidak berhenti sebagai karya akademik, tetapi dapat menjadi bagian dari pengembangan ekosistem inovasi yang melibatkan kampus, masyarakat, dan pemangku kepentingan.

Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa isu lokal Palembang dapat dikembangkan menjadi penelitian yang memperoleh pengakuan dalam forum internasional, sekaligus mendukung upaya pemanfaatan sains dan teknologi untuk menjawab persoalan lingkungan perkotaan.

Warta Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image