WARTA BARU

Sudaryono Resmi Jadi Kepala BGN, Ini Profil Lengkap dan Alasan Nanik S. Deyang Mundur

Sudaryono resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Nama Sudaryono menjadi sorotan publik setelah resmi ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Penunjukan tersebut dilakukan menyusul keputusan Nanik Sudaryati Deyang atau Nanik S. Deyang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala BGN karena alasan kesehatan.

Pergantian pimpinan ini menjadi perhatian karena Badan Gizi Nasional merupakan lembaga yang memegang peranan penting dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintah.

Siapa Sudaryono?

Banyak masyarakat bertanya, siapa Sudaryono?

Sudaryono merupakan tokoh politik dan birokrat yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan). Sebelum dipercaya menjadi Kepala BGN, ia dikenal aktif di bidang pertanian, ketahanan pangan, serta organisasi petani nasional.

Sebagai Wamentan Sudaryono, ia kerap terlibat dalam penyusunan berbagai kebijakan yang berkaitan dengan produksi pangan, swasembada, dan pemberdayaan petani Indonesia. Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah menunjuknya memimpin Badan Gizi Nasional.

Profil Sudaryono

Berikut ringkasan profil Sudaryono:

  • Nama: Sudaryono

  • Jabatan sebelumnya: Wakil Menteri Pertanian (Wamentan)

  • Jabatan saat ini: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)

  • Bidang pengalaman: Pertanian, ketahanan pangan, organisasi petani, serta kebijakan publik.

Setelah dilantik sebagai Sudaryono Kepala BGN, ia menyatakan akan memperbaiki tata kelola lembaga, meningkatkan transparansi, serta menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap praktik korupsi dalam pelaksanaan program pemerintah.

Sudaryono Resmi Menjadi Kepala BGN Baru

Penunjukan Kepala BGN baru dilakukan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan pada Rabu, 22 Juli 2026.

Menurut Menteri Sekretaris Negara, pergantian kepemimpinan dilakukan agar tidak terjadi kekosongan jabatan setelah pengunduran diri Nanik Sudaryati Deyang diterima Presiden.

Sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis yang menyasar jutaan anak sekolah, balita, dan ibu hamil di Indonesia.

Mengapa Nanik S. Deyang Mundur?

Salah satu pencarian yang paling banyak dilakukan masyarakat adalah Nanik S. Deyang mundur, Nanik Deyang mundur, hingga Kepala BGN Nanik mengundurkan diri.

Berdasarkan keterangan resmi pemerintah, Nanik S. Deyang mundur dari BGN karena alasan kesehatan. Ia mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden untuk fokus menjalani pengobatan.

Pemerintah menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut merupakan permintaan pribadi Nanik dan telah disampaikan secara resmi kepada Presiden.

Nanik S. Deyang Mundur dari Kepala BGN

Kabar Nanik S. Deyang mundur dari Kepala BGN langsung menjadi perhatian publik karena masa jabatannya tergolong singkat.

Dalam pernyataannya, Nanik mengungkapkan bahwa kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk terus menjalankan tugas yang membutuhkan mobilitas dan tanggung jawab tinggi. Ia memilih fokus pada proses pemulihan kesehatan.

Meski mengundurkan diri, Nanik menyampaikan harapannya agar Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan sesuai tujuan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

Siapa Nanik Sudaryati Deyang?

Nanik Sudaryati Deyang, atau yang lebih dikenal sebagai Nanik S. Deyang, sebelumnya dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional menggantikan pejabat sebelumnya.

Selama menjabat, Nanik melakukan sejumlah evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, termasuk efisiensi anggaran dan perbaikan mekanisme distribusi bantuan.

Namun, setelah beberapa minggu memimpin, ia memutuskan untuk mengundurkan diri dengan alasan kesehatan.

Tantangan Kepala BGN Baru

Sebagai Kepala BGN baru, Sudaryono menghadapi berbagai tantangan besar.

Beberapa di antaranya meliputi:

  • meningkatkan transparansi tata kelola program;

  • memperbaiki sistem distribusi makanan bergizi;

  • memastikan kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat;

  • memperkuat pengawasan penggunaan anggaran; dan

  • menjaga keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.

Sudaryono sendiri menyatakan akan bekerja sama dengan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program.

Dari Wamentan Menjadi Kepala Badan Gizi Nasional

Perjalanan karier Sudaryono Wamentan menuju Kepala Badan Gizi Nasional dinilai memiliki keterkaitan dengan isu ketahanan pangan.

Pengalaman sebagai Wamentan Sudaryono memberikan bekal dalam memahami rantai pasok pangan nasional, mulai dari produksi, distribusi, hingga pengelolaan logistik. Keahlian tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program gizi nasional yang melibatkan jutaan penerima manfaat.

Kesimpulan

Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN menandai babak baru dalam kepemimpinan Badan Gizi Nasional. Ia menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan setelah mengajukan surat resmi kepada Presiden.

Dengan latar belakang sebagai Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono diharapkan mampu memperkuat tata kelola Badan Gizi Nasional, meningkatkan transparansi, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif dan tepat sasaran. Sementara itu, keputusan Nanik S. Deyang mundur dari BGN menjadi bagian dari dinamika kepemimpinan lembaga yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

Warta Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image