WARTA BARU

Dari Kampus untuk Desa: KKN Universitas Bhakti Kencana Hadirkan Energi Baru Pemberdayaan Masyarakat Alamendah

Foto bersama usai kegiatan

 KABUPATEN BANDUNG, 28 Juli 2026 — Suasana penuh semangat mengiringi pembukaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Universitas Bhakti Kencana di Desa Alamendah, Kabupaten Bandung, pada Selasa, 28 Juli 2026. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya menjadi bagian dari kewajiban akademik, tetapi juga membawa misi yang lebih besar, yaitu mengubah ilmu pengetahuan menjadi aksi nyata yang bermanfaat serta tumbuh bersama masyarakat.

Mengusung semangat pemberdayaan masyarakat, KKN Kelompok 1 Universitas Bhakti Kencana menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, dosen, pemerintah desa, puskesmas, dan masyarakat. Berbagai latar belakang keilmuan dipertemukan untuk menggali potensi desa, memahami kebutuhan warga, serta merancang program yang aplikatif, inovatif, dan berkelanjutan.

Kegiatan pembukaan dihadiri oleh jajaran dosen pembimbing, pemerintah Desa Alamendah, perwakilan Puskesmas, mahasiswa peserta KKN, serta unsur masyarakat setempat. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan kuatnya dukungan terhadap pelaksanaan program pengabdian yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sambutan dalam kegiatan pembukaan disampaikan oleh R. Siti Jundiah, S.Kep., Ners., M.Kep. dari bidang Keperawatan, Dr. Ratna Dian K., M.Kes. dari bidang Ilmu Kesehatan, Dr. Redy Hanida selaku Kepala Puskesmas, serta Ijang Iwan, S.Pd.I. selaku Sekretaris Desa Alamendah. Dalam sambutan yang disampaikan, mahasiswa didorong untuk menjadikan KKN sebagai proses pembelajaran yang sesungguhnya, bukan sekadar kegiatan seremonial atau pelaksanaan program kerja semata.

Mahasiswa diharapkan hadir di tengah masyarakat dengan semangat mendengarkan, memahami, dan membangun solusi secara bersama-sama. Mereka juga diingatkan untuk menghargai nilai sosial, budaya, serta kearifan lokal yang telah berkembang di Desa Alamendah. Dengan pendekatan tersebut, setiap program yang dijalankan diharapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat terus dilanjutkan setelah masa KKN berakhir.

Pelaksanaan KKN menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung bahwa persoalan di masyarakat tidak dapat diselesaikan hanya melalui satu bidang keilmuan. Diperlukan komunikasi, empati, kreativitas, serta kerja sama lintas sektor agar setiap program dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.

KKN Kelompok 1 Universitas Bhakti Kencana didampingi oleh dosen dari berbagai disiplin ilmu, yaitu apt. Mia Nisrina Anbar Fatin, M.Farm., apt. Jajang Japar Sodik, M.Farm., Dr. apt. Entis Sutrisno, M.Kes., dan Meylani Sutoro, M.Farm. dari bidang Farmasi. Pendampingan juga dilakukan oleh Myrna Anissaniawaty, S.Psi., M.Psi. dari bidang Psikologi Sosial, Tri Nur Jayanti, S.Kep., Ners., M.Kep. dan R. Siti Jundiah, S.Kep., Ners., M.Kep. dari bidang Keperawatan, serta Dr. Ratna Dian K., M.Kes. dan Bdn. Antri Ariani, SST., M.Kes. dari bidang Ilmu Kesehatan.

Kolaborasi dosen dari berbagai bidang tersebut menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan KKN di Desa Alamendah. Perspektif farmasi, kesehatan, keperawatan, kebidanan, dan psikologi sosial dapat dipadukan untuk menghasilkan program yang lebih komprehensif serta mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Pendekatan multidisipliner tersebut juga membuka peluang lahirnya berbagai kegiatan inovatif yang tidak hanya berfokus pada penyelesaian masalah jangka pendek. Program KKN diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, kesadaran, keterampilan, serta kemandirian masyarakat dalam mengembangkan potensi yang dimiliki Desa Alamendah.

Dalam pelaksanaannya, KKN Kelompok 1 dipimpin oleh Ipan Maulana sebagai ketua dan Putri Dwi Sipana sebagai wakil ketua. Bersama seluruh anggota kelompok, keduanya bertanggung jawab mengoordinasikan kegiatan, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta menjaga sinergi dengan pemerintah desa, puskesmas, dan seluruh pemangku kepentingan.

Selama berada di Desa Alamendah, mahasiswa diharapkan mampu menempatkan diri sebagai mitra masyarakat. Mereka tidak hanya datang dengan membawa program yang telah disusun, tetapi juga membuka ruang diskusi dan menerima masukan dari warga. Melalui proses tersebut, program yang dikembangkan dapat benar-benar berangkat dari permasalahan nyata, potensi lokal, serta aspirasi masyarakat.

KKN juga menjadi ruang pembelajaran yang tidak selalu dapat ditemukan di dalam kelas. Mahasiswa akan berhadapan langsung dengan kondisi sosial masyarakat, belajar mengelola program, membangun komunikasi dengan berbagai kelompok, menyelesaikan tantangan di lapangan, serta mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

Bagi masyarakat, kehadiran mahasiswa Universitas Bhakti Kencana diharapkan menjadi tambahan energi dalam mengembangkan potensi desa. Program-program yang dilaksanakan diharapkan dapat memperkuat kesadaran kesehatan, meningkatkan pengetahuan masyarakat, mendorong perilaku hidup sehat, serta mengembangkan berbagai bentuk pemberdayaan yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan warga.

Kegiatan KKN merupakan salah satu bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, ilmu pengetahuan tidak hanya berhenti di ruang kelas atau laboratorium, tetapi diterjemahkan menjadi tindakan yang memberikan manfaat secara langsung.

Pembukaan KKN menjadi titik awal terbangunnya hubungan antara Universitas Bhakti Kencana dan masyarakat Desa Alamendah. Hubungan tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung selama mahasiswa berada di lokasi, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan pada masa mendatang.

Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, puskesmas, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan perubahan. Perguruan tinggi menghadirkan pengetahuan, inovasi, dan sumber daya akademik, sementara masyarakat memiliki pengalaman, kebutuhan, serta potensi lokal yang menjadi dasar dalam pengembangan setiap program.

Kegiatan pembukaan diakhiri dengan pengenalan mahasiswa, koordinasi bersama pemerintah desa dan puskesmas, serta penyampaian gambaran umum program yang akan dilaksanakan. Seluruh pihak berharap kegiatan KKN dapat berjalan dengan lancar, memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, serta menghasilkan program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, mahasiswa Universitas Bhakti Kencana siap memulai perjalanan pengabdian di Desa Alamendah. Mereka hadir bukan hanya untuk menyelesaikan sebuah mata kuliah, tetapi untuk meninggalkan pengetahuan, pengalaman, inspirasi, dan manfaat yang dapat terus tumbuh bersama masyarakat.

Dari kampus menuju desa, dari ilmu menuju aksi, dan dari kolaborasi menuju pemberdayaan.

Warta Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image