WARTA BARU

Truk Tangki Misterius Keluar-Masuk PT Medan Tropical Canning, Dugaan BBM Subsidi Disorot

Truk tangki biru putih tanpa identitas kembali disorot di PT Medan Tropical Canning. Asal BBM dan legalitas kendaraan diminta ditelusuri aparat.

MEDAN
– Aktivitas truk tangki berwarna biru putih tanpa logo dan identitas perusahaan kembali menjadi sorotan. Kendaraan tersebut disebut bebas keluar-masuk area PT Medan Tropical Canning di Jalan Pulau Kangean, Kawasan Industri Medan (KIM), Kecamatan Medan Deli.

Truk dengan ciri tersebut disebut telah berulang kali terlihat memasuki kawasan perusahaan. Informasi yang diperoleh dari lapangan mengarah pada dugaan bahwa kendaraan itu membawa Bio Solar bersubsidi atau BBM yang berasal dari jalur distribusi yang tidak semestinya untuk kebutuhan industri.

Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan penelusuran oleh aparat penegak hukum maupun instansi terkait.

Persoalan ini bukan kali pertama menjadi perhatian. Konfirmasi kepada jajaran Polres Pelabuhan Belawan juga disebut telah dilakukan berulang kali. Namun hingga Sabtu (8/8/2026), belum terdapat penjelasan terbuka mengenai identitas kendaraan, asal BBM, dokumen pengangkutan maupun langkah hukum yang telah dilakukan.

[SCRIPT IKLAN]

Truk Disebut Kembali Beraktivitas

Ironisnya, kendaraan dengan ciri yang sama kembali disebut beraktivitas di kawasan perusahaan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai tindak lanjut atas informasi dan konfirmasi yang sebelumnya telah disampaikan kepada aparat.

Jika kendaraan tersebut memiliki dokumen lengkap dan BBM yang diangkut berasal dari jalur distribusi resmi, pihak terkait dinilai perlu memberikan penjelasan untuk memastikan tidak ada pelanggaran.

Sebaliknya, apabila pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran dalam pengangkutan maupun distribusi BBM, langkah penegakan hukum perlu dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Asal BBM dan Dokumen Pengangkutan Perlu Ditelusuri

Polres Pelabuhan Belawan dapat menelusuri sejumlah aspek penting terkait aktivitas kendaraan tersebut.

Di antaranya identitas dan pemilik truk, asal BBM, dokumen pengangkutan, tujuan distribusi hingga pihak yang menerima dan menggunakan BBM tersebut.

Penelusuran menjadi penting apabila benar terdapat BBM bersubsidi yang digunakan untuk kepentingan industri melalui jalur distribusi yang tidak sesuai ketentuan.

Sebab, jika dugaan tersebut terbukti, persoalannya berpotensi berkaitan dengan penyalahgunaan BBM bersubsidi dan dapat berdampak terhadap keuangan negara.

Sementara itu, pihak PT Medan Tropical Canning disebut belum memberikan keterangan substantif ketika dikonfirmasi awak media mengenai aktivitas truk tersebut.

Publik Menunggu Kejelasan Aparat

Kini perhatian publik tertuju pada langkah Polres Pelabuhan Belawan, BPH Migas, dan Pertamina Patra Niaga dalam menindaklanjuti informasi tersebut.

Kepastian mengenai legalitas kendaraan dan BBM menjadi hal penting agar persoalan tidak terus berkembang menjadi dugaan tanpa kejelasan.

Jika seluruh aktivitas tersebut legal, maka dokumen dan mekanismenya dapat dijelaskan kepada publik. Namun apabila ditemukan pelanggaran, proses hukum diharapkan dilakukan sesuai aturan.

Pemberitaan dan konfirmasi yang telah berulang kali dilakukan semestinya diikuti dengan langkah pemeriksaan yang transparan.

Publik kini menunggu apakah aparat akan menelusuri aktivitas truk tangki tersebut secara menyeluruh, termasuk asal BBM, dokumen pengangkutan dan pihak yang berkaitan dengan distribusinya.

Polres Pelabuhan Belawan ditunggu bergerak untuk memberikan kepastian, bukan membiarkan persoalan tersebut terus menjadi tanda tanya.

Warta Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar