WARTA BARU

UNJ Tingkatkan Kompetensi Generasi Muda melalui Pelatihan Alat Musik dan Integrasi Media Ajar Berbasis Teknologi

UNJ meningkatkan kompetensi generasi muda di Desa Bulak, Indramayu melalui pelatihan alat musik serta integrasi media pembelajaran berbasis teknologi digital.

Warta IDN, Indramayu
– Dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Musik, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melaksanakan kegiatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Bulak, Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang dikoordinir oleh Dani Nur Saputra, S,Pd., M.Sn selaku ketua tim peneliti dan pengabdian dilakukan sebagai upaya meningkatkan kemampuan siswa dan kualitas pembelajaran musik.

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Bulak, Kabupaten Indramayu, ini melibatkan 25 siswa sekolah dasar sebagai research partisipan sekaligus peserta dalam kegiatan penelitian dan pengabdian. Desa Bulak merupakan salah satu desa binaan Universitas Negeri Jakarta. Kegiatan penelitian dan pengabdian dilakukan dengan mendapat dukungan dari pemerintah desa, guru, tokoh masyarakat, karang taruna, dosen, dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Musik UNJ.

Program ini dirancang berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat yang menunjukkan bahwa potensi generasi muda di bidang seni musik cukup besar, namun belum didukung oleh akses pembelajaran yang memadai, ketersediaan tenaga pelatih, fasilitas latihan, serta media pembelajaran yang inovatif.

Berdasarkan hasil observasi lapangan dan diskusi bersama beberapa guru dan siswa, Dani selaku dosen Prodi Pendidikan Musik menemukan beberapa permasalahan utama yang dihadapi siswa dan guru di Desa Bulak.

Di antaranya adalah masih rendahnya kompetensi peserta didik dalam memainkan alat musik, terbatasnya kesempatan mengikuti pelatihan musik secara terstruktur, belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi, serta belum adanya pembinaan yang berkelanjutan untuk mengembangkan potensi seni generasi muda. Kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan kepercayaan diri melalui kegiatan seni musik.

Menjawab permasalahan tersebut, Peneliti bekerja sama dengan Erlangga dalam upaya menerbitkan buku pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi. Dani selaku ketua bersama tim dosen dan mahasiswa Prodi Pendidikan Musik menyelenggarakan pelatihan yang mengintegrasikan pembelajaran praktik musik dengan pendekatan pedagogis yang inovatif. Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh pembelajaran vokal, permainan angklung, serta alat musik modern seperti keyboard dan gitar melalui sistem pembelajaran kelompok secara paralel.

Selain musik modern, tim juga memberikan pelatihan vokal dan alat musik angklung untuk mengangkat kearifan lokal budaya Jawa Barat. Model pembelajaran ini memungkinkan setiap peserta memperoleh pengalaman belajar yang seimbang pada setiap bidang keterampilan sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih efektif dan interaktif.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian peserta adalah latihan kolaboratif yang menggabungkan kemampuan vokal, permainan angklung, keyboard, dan gitar dalam sebuah pertunjukan ansambel. Melalui proses latihan yang dilakukan secara bertahap, seluruh peserta berhasil menampilkan lagu secara bersama-sama. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan musikal, tetapi juga menanamkan nilai kerja sama, disiplin, komunikasi, tanggung jawab, dan rasa percaya diri yang menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter melalui seni.

Selain meningkatkan keterampilan memainkan alat musik, peneliti juga memperkenalkan aplikasi pembelajaran musik berbasis digital yang digunakan dalam buku seni musik Erlangga yang ditulis oleh Dani Nur Saputra. Aplikasi tersebut dirancang sebagai media pembelajaran interaktif yang dapat membantu guru dan peserta didik mempelajari materi musik secara lebih menarik, sistematis, dan mudah dipahami. Melalui aplikasi berbasis scan QR, peserta diperkenalkan pada berbagai aktivitas pembelajaran musik seperti latihan ritme, melodi, pengenalan unsur-unsur musik, sampai pengenalan pertunjukan musik dari beberapa genre yang dapat digunakan sebagai referensi belajar di sekolah maupun secara mandiri di rumah.

Penerapan aplikasi pembelajaran ini menjadi salah satu inovasi dalam kegiatan penelitian dan pengabdian karena memberikan alternatif media pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan. Guru dan peserta memperoleh pengalaman baru dalam memanfaatkan teknologi sebagai pendukung proses belajar mengajar sehingga pembelajaran musik tidak lagi hanya bergantung pada metode konvensional, tetapi juga didukung oleh media digital yang lebih adaptif terhadap karakteristik peserta didik masa kini.

Sebagai bagian dari penguatan implementasi pembelajaran seni musik di sekolah dasar, peneliti sekaligus ketua pengabdian juga memperkenalkan model pembelajaran yang mengintegrasikan lagu dengan kreativitas dalam penyajian ansambel musik dan bodi perkusi. Melalui pendekatan tersebut, peserta belajar menghasilkan pola ritmis, irama, melodi, dan harmoni sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Metode ini dinilai sangat sesuai diterapkan di sekolah-sekolah yang memiliki keterbatasan alat musik karena tetap mampu mengembangkan kemampuan ritmis, koordinasi motorik, kreativitas, dan kerja sama antarpeserta didik.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan kompetensi peserta. Sebagian besar peserta mampu memainkan alat musik dasar sesuai materi yang diberikan, berkolaborasi dalam permainan ansambel, memahami penggunaan media pembelajaran digital, serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri saat tampil di depan umum. Di sisi lain, guru memperoleh tambahan wawasan mengenai strategi pembelajaran musik yang lebih inovatif, sedangkan mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata dalam menerapkan kompetensi akademik melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Lebih jauh lagi, program ini memberikan kontribusi terhadap penguatan ekosistem pendidikan seni di Desa Bulak. Kegiatan penelitian dan pelatihan berhasil membangun semangat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi seni sebagai bagian dari pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Seni musik tidak lagi dipandang hanya sebagai aktivitas hiburan, tetapi juga sebagai media pendidikan, pembentukan karakter, pelestarian budaya, serta peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, peneliti telah menyusun rencana pendampingan yang dilakukan secara berkala melalui konsultasi, pembinaan komunitas musik, serta pengembangan media pembelajaran yang dapat terus dimanfaatkan oleh sekolah dan masyarakat. Program ini diharapkan menjadi fondasi terbentuknya komunitas musik desa yang mampu mengembangkan berbagai aktivitas seni secara mandiri, sekaligus menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di daerah lain dengan karakteristik yang serupa.

Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan pembelajaran musik yang inovatif dan berkualitas, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui penguatan kompetensi masyarakat sebagai modal pengembangan ekonomi kreatif, SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui pelestarian dan pengembangan seni sebagai bagian dari pembangunan komunitas yang berkelanjutan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara Universitas Negeri Jakarta, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan dan seni.

Dani selaku ketua kegiatan dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Jakarta atas dukungan pendanaan dan fasilitasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Desa Bulak, pihak sekolah, guru, masyarakat, mahasiswa Program Studi Pendidikan Musik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program ini. Diharapkan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan seni budaya, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.


Warta Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image