KKN UMRI Kelompok 100 Tanam Bibit Hijaukan Kantor Desa Batang Kulim
![]() |
| Dokumentasi Mahasiswa KKN UMRI saat program menanam bibit tanaman hias di Desa Batang Kulim. (Sumber: Dokumentasi Pribadi) |
PELAWAAN - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 100 melaksanakan program penanaman bibit tanaman hias di halaman Kantor Desa Batang Kulim, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kerja KKN UMRI 2026 dalam mendukung terciptanya lingkungan desa yang lebih hijau dan asri.
Sebanyak tujuh bibit tanaman hias ditanam di area halaman Kantor Desa Batang Kulim. Proses penanaman dilakukan secara bersama-sama oleh mahasiswa KKN UMRI Kelompok 100 dengan didampingi perangkat Desa Batang Kulim.
Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk mempercantik lingkungan kantor desa, tetapi juga menjadi bentuk edukasi mengenai pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. Kehadiran tanaman hias di lingkungan kantor diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga ruang publik.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dan perangkat desa terlibat langsung dalam proses penanaman. Kolaborasi tersebut menunjukkan adanya dukungan pemerintah desa terhadap program mahasiswa KKN yang berkaitan dengan penataan dan penghijauan lingkungan.
Penanaman tujuh bibit tanaman hias dipilih sebagai langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan kantor desa. Selain menambah unsur estetika, keberadaan tanaman juga dapat membuat area kantor terlihat lebih tertata dan memiliki suasana yang lebih hijau.
Bagi mahasiswa KKN UMRI Kelompok 100, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi langsung kepada masyarakat selama menjalankan program pengabdian di Desa Batang Kulim. Program penghijauan diharapkan tidak berhenti pada proses penanaman, tetapi dilanjutkan dengan perawatan tanaman secara bersama-sama.
Dukungan perangkat Desa Batang Kulim turut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan. Pendampingan tersebut menunjukkan sinergi antara mahasiswa dan pemerintah desa dalam menjalankan kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan kantor desa.
Dalam jangka panjang, tanaman yang telah ditanam diharapkan dapat tumbuh dan memperindah halaman Kantor Desa Batang Kulim. Lingkungan yang lebih hijau juga diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi perangkat desa maupun masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan.
Selain memberikan dampak secara fisik terhadap lingkungan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh sederhana mengenai pentingnya menjaga dan merawat lingkungan di sekitar fasilitas publik. Edukasi kepedulian lingkungan dapat dimulai melalui tindakan nyata yang dilakukan secara bersama-sama.
Kegiatan penanaman bibit tersebut menjadi bagian dari rangkaian KKN UMRI 2026 Kelompok 100 di Desa Batang Kulim. Melalui program ini, mahasiswa berharap penghijauan lingkungan kantor desa dapat terus dirawat dan memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Sumber: umri.ac.id.
